Willian dan Fabregas, Motor Serangan Balik Chelsea

Agen Sbobet

Walaupun serangan City tidak semuanya membahayakan gawang, tetap saja Chelsea tertekan oleh pola permainan garis pertahanan tinggi yang City terapkan. Meski dapat beberapa kali melakukan serangan balik, tapi serangan balik itu pun tidak terlalu berbahaya. Malah beberapa di antaranya dapat dihentikan oleh Fernandinho ataupun Ilkay Guendogan di lini tengah.

Tertekannya The Blues oleh The Citizens ini bisa dilihat dari gol pertama yang tercipta. Kepanikan Gary Cahill dalam menghalau umpan silang dari Jesus Navas akhirnya berbuah gol bunuh diri yang ia ciptakan jelang akhir babak pertama.

Namun pada babak kedua, Chelsea mulai berbenah. Antonio Conte memasukkan Willian untuk menggantikan Pedro Rodriguez yang tidak terlalu kontributif pada babak pertama. Sejak Willian masuk serangan-serangan balik yang dilancarkan melalui sayap, yang berkolaborasi dengan wing-back, pun menjadi lebih tajam.

Hal ini didukung oleh pergerakan para wing-back City yang jarang turun kembali dan memberikan cover di lini pertahanan setelah membantu penyerangan. Ini terlihat dari proses gol kedua Willian yang dicetak pada menit ke-70. Saat itu ketika serangan City mampu dihentikan wing-back kiri City, Leroy Sane, telat untuk turun membantu pertahanan.

Hasilnya? Willian masuk ke daerah kosong di sisi kiri tersebut (memanfaatkan umpan Diego Costa), menggiring bola ke kotak penalti City, dan melakukan tembakan yang berbuah gol.

Selain sosok Willian, sosok lain yang berperan dalam kebangkitan Chelsea sekaligus menjadi poros serangan balik Chelsea adalah Cesc Fabregas. Pemain asal Spanyol ini akhirnya mendapatkan kembali posisi di starting line-up Chelsea dan ia menjawab kepercayaan Antonio Conte itu dengan penampilan yang memuaskan.

Diduetkan dengan N’Golo Kante di lini tengah, pemain yang pernah membela Barcelona ini berhasil mengemban peran sebagai deep-lying midfielder. Bukan hanya kerap terlibat dalam serangan (59 kali menyentuh bola, terbanyak kedua setelah Marcos Alonso), kemampuannya dalam memberikan umpan panjang menjadikan serangan balik The Blues begitu menakutkan.

Salah satu umpan panjang menawannya adalah yang ia berikan kepada Diego Costa pada menit ke-60, yang berbuah menjadi assist. Menerima bola di area permainan sendiri, ia langsung melepaskan umpan panjang kepada Costa yang dengan cerdik mengelabui Otamendi lalu melepaskan tembakan ke gawang yang tidak dapat ditahan oleh Bravo.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply